25 Bank Soal TWK SKD : Falsafah dan Ideologi Pancasila

25 Bank Soal TWK SKD : Falsafah dan Ideologi Pancasila

 

  1. Secara etimologis, filsafat berasal dari kata philein dan sophos. Perpaduan kata tersebut mengandung arti…
    1. Cinta ilmu pengetahuan
    2. Teman dari kebijakan
    3. Kumpulan orang bijaksana
    4. Pemikiran yang selalu menginginkan kebijakan

  2. Kedudukan dan fungsi Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia merupakan…
    1. Keyakinan yang memiliki kebenaran
    2. Sikap mental, tingkah laku, dan amal
    3. Penunjuk, penuntun, dan pegangan sikap
    4. Pandangan hidup

  3. Pancasila dikatakan sebagai suatu sistem filsafat bila…
    1. sila-sila Pancasila itu harus kita lihat sebagai satu rangkaian kesatuan
    2. harus kita pahami sebagai totalitas
    3. susunan dan bentuknya hirearkhis piramidal
    4. Semua jawaban benar

  4. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, menurut Prof. Notonagoro dapat dibagi menjadi…
    1. Nilai materiil
    2. Nilai vital
    3. Nilai kerohanian
    4. Semua jawaban benar

  5. Menurut Prof. Notonagoro, apa yang dimaksud dengan nilai vital…
    1. Segala sesuatu yang benar-benar penting bagi manusia
    2. segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan dan aktivitas
    3. Segala sesuatu yang dapat menyebabkan hal yang genting bila tidak terpenuhi
    4. Semua jawaban benar

  6. Berkenaan dengan Pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia, maka terdapat beberapa teori di Negara lain yang dapat menjelaskan perbedaan yang mencolok terhadap ideologi suatu Negara. Falsafah Negara-negara Eropa Barat dan Amerika cenderung menganut paham individualistic yang dikemukakan oleh…
    1. Thomas Hobbes
    2. Marx
    3. Spinoza
    4. Semua jawaban salah

  7. Secara etimologi, ideologi berasal dari bahasa Yunani idein yang berarti…
    1. melihat
    2. Ide
    3. Ajaran
    4. Ideal

  8. Sedangkan logia berarti…
    1. melihat
    2. Ide
    3. Ajaran
    4. Ideal

  9. Secara harfiah, ideologi diartikan…
    1. Ilmu tentang idea
    2. Ilmu tentang cita-cita
    3. Ilmu tentang gagasan atau buah pikiran
    4. Semua jawaban benar

  10. Secara ilmiah popular, Pancasila dapat dikaji, sebab syarat-syarat ilmiah teksnya dimiliki oleh Pancasila, sebagaimana tercantum di bawah ini, kecuali ….
    1. Objek
    2. Metode
    3. System
    4. Empirisme

  11. Manfaat filsafat Pancasila bagi setiap bidang kehidupan bangsa dan Negara Indonesia adalah…
    1. Memperdalam pengetahuan dan pengertian Pancasila sebagai dasar Negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi Negara
    2. Menangkal budaya asing yang masuk ke Indonesia, baik secara langsung maupun melalui perantaar teknologi
    3. Perwujudan dan pelkaksanaan setiap warga Negara dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
    4. Sebagai pandangan hidup bangsa dan Negara Indonesia serta akan menjiwai setiap warga negaranya

  12. Pada tahun 1365, Empu Prapanca menulis nagara Kertagama yang menyebutkan istilah Pancasila, dan Empu Tantular menulis kitab yang menggambarkan kejayaan Majapahit, yaitu…
    1. Bhinneka Tunggal Ika
    2. Kertaningbumi
    3. Sutasoma
    4. Tan Hana Dharma Mangrua

  13. Sidang BPUPKI pertama mengkaji tentang dasar Negara yang akan dijadikan landasan pada saat Indonesia merdeka. Pada saat itu Ir. Soekarno mengusulkan Pancasila dengan urutan…
    1. Nasionalisme, Ketuhanan Yang Maha Esa, Perikemanusiaan, Kebangsaan Indonesia, Mufakat, dan Kesejahteraan Sosial
    2. Internasionalisme, Nasionalisme, Mufakat, Demokrasi, dan Ketuhanan
    3. Nasionalisme, Internasionalisme, Mufakat, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan yang Berkebudayaan
    4. Kesejahteraan Sosial, Internasionalisme, Nasionalisme, Perikemanusiaan, dan Ketuhanan

  14. Pembahasan dasar Negara dikaji pada dua badan, yaitu BPUPKI dan PPKI. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indinesia dibentuk pada…
    1. 7 Agustus 1945
    2. 1 Juni 1945
    3. 10 Juli 1945
    4. 18 Agustus 1945

  15. Pancasila sebagai dasar Negara digali dari nilai-nilai budaya dan agama bangsa Indonesia. Dengan demikian Pancasila memenuhi syarat empat kausalitas sebagaimana tercantum di bawah ini, kecuali…
    1. Prima
    2. Materialis
    3. Formalis
    4. Efisien

  16. Sebelum secara resmi disahkan pada tahun 1945 sebagai dasar filsafat Negara, unsur-unsur Pancasila telah dimiliki dan telah melekat pada bangsa Indonesia sebagai asas dalam adapt istiadat, kebudayaan, dan religius yang terakumulasi pada…
    1. Ma Lima
    2. Bhinneka Tunggal Ika
    3. Triprakara
    4. Gotong royong

  17. Pancasila sebagai way of life dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam konteks ini Pancasila memiliki makna sebagai…
    1. Kristalisasi nilai
    2. Pedoman hidup
    3. Karakteristik bangsa
    4. Kepribadian bangsa

  18. Pembukaan UUD 1945 alinea IV mencantumkan dasar Negara yang tersusun secara hierarkis dan pyramidal. Hal ini merupakan…
    1. Sumber kebudayaan bangsa
    2. Filter bagi masuknya budaya asing
    3. Ciri dan karakteristik bangsa
    4. Petunjuk pelaksana peraturan

  19. Hubungan kausal – organis antara Pancasila, Pembukaan UUD 1945, dan Batang Tubuh UUD 1945 terkandung empat hubungan seperti di bawah ini, kecuali…
    1. Ditetapkannya dasar Negara Pancasila
    2. Negara Indonesia ialah berbentuk Republik
    3. Kedaulatan negara berada di tangan rakyat
    4. Keberadaaan UUD lebih tinggi dari Pancasila

  20. Pancasila pernah ditetapkan sebagai satu-satunya asas dalam berbagai bentuk organisasi, baik massa maupun parpol. Saat ini Pancasila telah dikembalikan fungsinya, yaitu…
    1. Tetap sebagai satu-satunya asas
    2. Cita-cita organisasi massa dan politik
    3. Sebagai dasar Negara
    4. Sebagai pandangan hidup bangsa

  21. Setiap produk hukum yang dihasilkan di Negara Indonesia tidak boleh bertentangan dengan Pancasila. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum tercantum pada…
    1. TAP MPR NO. V/MPR/1973
    2. TAP MPR NO. II/MPR/1978
    3. TAP MPR NO. IV/MPR/1978
    4. TAPMPRS NO. XX/MPRS/1966

  22. Perwujudan kesadaan manusia sebagai mahluk berakal budi yang menunjukkan harkat dan martabatnya dan dengan tingkat kesadaran inilah maka harkat martabat manusia tetap luhur atau sebaliknya. Perwujudan kesadaran tersebut adalah berbentuk…
    1. Konsep hidup
    2. Akal sehat
    3. Norma
    4. Nilai

  23. Dalam paham filsafat Pancasila harkat dan martabat manusia ditentukan oleh perilaku dan moral manusia itu sendiri, yakni…
    1. Sikap kesungguhan manusia dalam memperjuangkan sesuatu yang menurutnya baik dan benar
    2. Perilaku yang senantiasa merujuk pada setiap situasi yang sedang dihadapi
    3. Sikap kerpibadian manusia yang baik, benar, semangat dan tercermin pada mental dan batin pelaku
    4. Sikap manusia yang bersumber pada kebutuhan hidup sehari-hari

  24. Pokok-pokok pikiran yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 dapat dikategorisasikan ke dalam empat pokok. Pokok pikiran kedua adalah bahwa…
    1. Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
    2. Negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia
    3. Negara berkedaulatan rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan
    4. Neara berdasar atas ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan

  25. Sumber tertib hukum yang dianut di dalam Negara Republik Indonesia adalah sebagaimana tercantum di bawah ini, kecuali…
    1. UUDS
    2. Proklamasi
    3. UUD
    4. Dekrit

 

Sekian dulu ya 25 Bank Soal TWK SKD : Falsafah dan Ideologi Pancasila, silahkan lihat bagian lainnya ya.
Terimakasih 🙂


Materi TWK SKD : Pancasila dan Lambang Negara

A. Ideologi

 

Ideologi merupakan istilah yang berasal dari Yunani. Terdiri dari dua kata, idea dan logi. Idea artinya melihat (idean), dan logi berasal dari kata logos yang berarti pengetahuan atau teori. Dengan demikian dapat diartikan bahwa ideologi adalah hasil penemuan dalam pikiran yang berupa pengetahuan atau teori. Ideologi dapat pula diartikan sebagai suatu kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas, pendapat (kejadian) yang memberikan arah tujuan untuk kelangsungan hidup.

 

1. Jenis-Jenis Ideologi yang Ada Pada Umumnya

  1. Liberalisme
    Memiliki konsep kebebasan individual, artinya kesetaraan bagi semua anggota masyarakat. Hak individu tidak boleh dicampuri oleh Negara.
  2. Sosialisme
    Menganggap bahwa manusia adalah makhluk kreatif, sehingga untuk mencapai kebahagiaan harus melalui kerjasama. Hak milik untuk pribadi dibatasi. Agama harus mendorong keberamaan. Peran Negara untuk pemerataan keadilan.
  3. Fundamentalisme
    Menetapkan agama sebagai hukum politik dalam dunia modern.
  4. Marxisme (Komunisme)
    Mengutamakan kebersamaan individu. Hak pribadi tidak diakui. Prinsip utama adalah meterialisme yang menyangkal adanya jiwa rohani dan Tuhan. Biasanya cirinya adanya satu partai, tidak ada golongan dalam masyarakat. Bersifat otoriter dan monopoli.
  5. Nasionalisme
    Tidak membedakan ras, suku bangsa mementingkan persatuan diatas individu.

 

2. Jenis Norma

  1. Norma Agama
    Peraturan yang diciptakan Tuhan bersumber dari kitab suci.
  2. Norma Kesusilaan
    Peraturan yang dianggap sebagai suara hati manusia. Aturan hidup tentang perilaku baik dan buruk berdasarkan kebenaran dan keadilan.
  3. Norma Kesopanan
    Peraturan yang dibuat oleh agama dan adat. Menghubungkan manusia terhadap manusia di sekitarnya.
  4. Norma Hukum
    Peraturan yang dibuat oleh penguasa Negara / lembaga adat. Bersifat memaksa dan mengikat.
 

3. Ciri – ciri ideologi

  1. Ideologi Terbuka:
    • Merupakan kekayaan rohani, moral dan
    • Tidak diciptakan Negara tapi ditemukan dalam masyarakat itu sendiri
    • Menghargai pluralitas sehingga dapat diterima oleh masyarakat luas
    • Bersifat tidak mutlak (fleksibel)
    • Isinya tidak langsung Operasional

  2. Ideologi Tertutup
    • Bukan merupakan cita-cita masyarakat
    • Memaksakan ideologi, ideologi diciptakan oleh penguasa
    • Bersifat totaliter (mencakup semua bidang)
    • HAM tidak dihormati
    • Isinya langsung operasional dan orgriter serta tuntutan konkret dan total
    • Pluralisme pandangan dan kebudayaan ditiadakan. Bidang informasi dikuasai dan pendidikan dibatasi. Karena itu merupakan sarana efektif untuk menguasai perilaku masyarakat

 

 

B. Pancasila

 

1. Arti kata Pancasila

Kata atau istilah Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta yaitu Panca yang berarti Lima dan Sila yang berarti Dasar atau Asas. Secara harfiah, pancasila itu diartikan sebagai dasar yang memiliki lima unsur. Pancasila merupakan istilah yang dipopulerkan oleh Ir. Soekarno dalam pidatonya disidang BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945, yang untuk selanjutnya ditetapkan sebagai hari lahirnya pancasila.

 

2. Sejarah Lahirnya Pancasila

  1. Perumusan konseptualisasi Pancasila dimulai pada masa persidangan pertama BPUPKI tanggal 29 Mei-1 Juni 1945.
  2. Hasil sidang pertama BPUPKI:
    • Yamin (29 Mei 1945)
      • Peri kebangsaan
      • Peri kemanusiaan
      • Peri ketuhanan
      • Peri kerakyatan
      • Kesejahteraan rakyat
    • Dr.Supomo (31 Mei 1945)
      • Persatuan
      • Kekeluargaan
      • Keseimbangan lahir batin
      • Musyawarah
      • Keadilan rakyat
    • soekarno (1 Juni 1945)
      • Kebangsaan Indonesia
      • Internasionalisme dan kemanusiaan
      • Mufakat dan demokrasi
      • Kesejahteraan social
      • Ketuhanan yang Maha Esa
  3. Sejarah sila-sila dalam Pancasila
    • Istilah Pancasila pada mulanya diajukan oleh Ir. Soekarno dalam pidatonya saat sidang BPUPKI. Ia menyampaikan rumusan lima prinsip dasar negara pada 1 Juni 1945 yang diberi nama “Pancasila”.
    • Rumusan Pancasila dibahas oleh Panitia Delapan yang dibentuk BPUPKI untuk menampung usul dari anggota lain.
    • Ir. Soekarno membentuk Panitia Sembilan untuk menyelidiki usul-usul mengenai perumusan dasar negara yang melahirkan konsep rancangan Pembukaan UUD 1945 yang disetujui pada 22 Juni 1945 dan diberi nama:
      • Oleh Soekarno : Mukaddimah
      • Oleh Yamin : Piagam Jakarta
      • Oleh Sukiman Wirjosandjojo : Gentlemen’s Agreement
    • Sebelum Piagam Jakarta disahkan menjadi pancasila ada beberapa hal yang diubah oleh PPKI, yaitu:
      • Sila “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk- pemeluknya” diubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.
      • Syarat yang menyebutkan bahwa “presiden Indonesia harus orang Islam” diubah menjadi “presiden Indonesia harus orang Indonesia asli” (Pasal 6 ayat 1 UUD 1945).
    • Fase pengesahan dilakukan tanggal 18 Agustus 1945 oleh PPKI yang menghasilkan rumusan final Pancasila yang mengikat secara konstitusional dalam kehidupan bernegara.
    • Secara historis, ada tiga rumusan dasar negara yang diberi nama Pancasila, yaitu:
      • Rumusan konsep Ir. Soekarno yang disampaikan pada pidato tanggal 1 Juni 1945 dalam sidang BPUPKI.
      • Rumusan oleh Panitia Sembilan dalam Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945.
      • Rumusan pada pembukaan UUD 1945 yang disahkan oleh PPKI tanggal 18 Agustus 1945.
 

3. Nilai dalam Pancasila

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
    • Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
    • Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
    • Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
    • Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
    • Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
    • Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
    • Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
    • Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
  3. Persatuan Indonesia
    • Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
    • Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
    • Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
    • Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
    • Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
    • Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
    • Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
    • Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
  5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
    • Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
    • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
    • Menghormati hak orang lain.
    • Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
    • Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
 

4. Asal – Usul Pancasila

  1. Causa materialis (asal mula bahan)
    Berasal dari bangsa Indonesia sendiri, terdapat dalam adat kebiasaan, kebudayaan dan dalam agama-agamanya.
  2. Causa formalis (asal mula bentuk atau bangun)
    Bagaimana Pancasila itu dibentuk rumusannya sebagaimana terdapat pada Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam hal ini BPUPKI memiliki peran yang sangat menentukan.
  3. Causa efisien (asal mula karya)
    Asal mula yang meningkatkan Pancasila dari calon dasar negara menjadi Pancasila yang sah sebagai dasar negara. Asal mula karya dalam hal ini adalah PPKI.
 

5. Kedudukan Pancasila

Kedudukan Pancasila

Arti

Dasar negara (Falsafah negara)

Sebagai dasar dalam mengatur pemerintahan negara dan penyelenggaraan negara. Kedudukan Pancasila sebagai dasar.

Kepribadian bangsa Indonesia

Sikap mental dan tingkah laku bangsa Indonesia yang mempunyai ciri khas.

Pandangan hidup (way of life)

Menjadi petunjuk arah seluruh kegiatan kehidupan dalam berbagai bidang kehidupan guna mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara.

Cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia

Cita-cita dan tujuan yang hendak dicapai bangsa Indonesia yaitu suatu masyarakat yang punya jiwa Pancasila.

Perjanjian luhur bangsa Indonesia

Kesepakatan dan perjanjian serta konsensus bangsa Indonesia sebagai dasar negara.

Ideologi negara

Gagasan fundamental mengenai bagaimana hidup bernegara milik seluruh bangsa indonesia bukan ideologi milik negara atau rezim tertentu.

Sumber dari Segala Sumber Hukum

Asal, tempat setiap pembentuk hukum di Indonesia mengambil atau menimba unsur-unsur dasar yang diperlukan untuk tugasnya itu, dan merupakan tempat untuk menemukan ketentuan-ketentuan yang akan menjadi sisi dari peraturan hukum yang akan di buat.

Jiwa bangsa indonesia

Lahirnya pancasila bersamaan dengan adanya bangsa indonesia.

 

 

6. Arti Makna dari Lambang Negara


pancasila dan lambangnya

Bagian- Bagian di Burung Garuda

Makna

Warna kuning emas

Bangsa yang besar dan berjiwa sejati

Kepala Burung Garuda yang menoleh ke kanan

Dianggap arah yang baik.

Dianggap arah yang baik.

Melambangkan    dinamika    dan    semangat    untuk menjunjung tinggi nama baik bangsa dan negara.

Jumlah Bulu pada Burung Garuda

Jumlah bulu melambangkan hari proklamasi kemerdekaan Indonesia (17 Agustus 1945), antara lain:

  1. Jumlah bulu pada masing-masing sayap berjumlah 17
  2. Jumlah bulu pada ekor berjumlah 8
  3. Jumlah    bulu    dibawah    perisai/pangkal ekor berjumlah 19
  4. Jumlah bulu pada leher berjumlah 45

Bhinneka Tunggal Ika

Berbeda-beda tetapi tetap satu jua.


Materi TWK SKD : Kedudukan dan Sifat Pancasila

A. Kedudukan Pancasila

 

1. Sebagai Dasar Negara/Tertib Hukum Tertinggi (Grund Norm /Hukum Dasar)

karena :

  1. Memberikan faktor-faktor mutlak bagi terwujudnya tertib hukum.
  2. Memasukkan diri ke dalam tertib hukum Indonesia sebagai tertib hukum.

Di dalam Pembukaan UUD 45 terkandung pokok-pokok pikiran yang terjelma dalam pasal-pasal yang merupakan perwujudan cita-cita hukum, maka dapat disimpulkan bahwa Pembukaan UUD 45 adalah sebagai Sumber Hukum Positif. Sumber Hukum terdiri dari Sumber Hukum Formal, yakni sumber hukum yang ditinjau dari bentuk dan tata cara penyusunan hukum, yang mengikat terhadap komunitasnya, misal UU, PP, Perda. Sedangkan yang dimaksud Sumber Hukum Material, yakni sumber hukum yang menentukan isi/materi suatu norma hukum. Pembukaan UUD 45 memenuhi syarat sebagai tertib hukum, karena adanya suatu tertib hukum di Indonesia, yaitu suatu kebulatan dari keseluruhan peraturan-peraturan hukum.

Syarat-syarat tertib hukum meliputi:

  1. Adanya kesatuan subjek: penguasa mengadakan peraturan hukum
    (Pemerintahan Negara RI, … Alinea ke 4)
  2. Adanya kesatuan asas kerohanian (Atas berkat rahmat … Alinea ke 3)
  3. Adanya kesatuan daerah (melidungi seluruh tumpah … Alinea ke 4)
  4. Adanya kesatuan waktu (maka disusunlah kemerdekaan … Alinea ke 4).

 

2. Sebagai Pokok Kaidah Negara Yang Fundamental

Unsur-unsur mutlak yang harus ada di dalamnya:

  1. Dari segi terjadinya dikehendaki para pendiri Negara (founding father)
  2. Dari segi isinya : Pembukaan UUD 45 memuat dasar-dasar pokok negara, yakni :
    1. Dasar tujuan negara (umum: “…ikut melaksanakan perdamaian abadi……, khusus: “melidungi segenap bangsa………………………………………………………………………… ).
    2. Diadakannya UUD Negara, Pernyataan ini terdapat dalam kalimat “..maka disusun lah kemerdekaan kebangsaan Indonesia
    3. Bentuk Negara
      Pernyataan ini terdapak dalam kalimat “ …. Yang terbentuk dalam suatu susunan negara RI ”
    4. Dasar filsafat Negara (asas kerokhanian negara)
      Pernyataan ini terdapat dalam kalimat “ … dengan berdasar pada Ketuhanan YME……………. ”

Selain itu juga dipekuat oleh ketetapan MPRS No. XX/MPRS/1966 diperkuat Tap MPR No. V /MPR/1973, Jo Tap. No. IX/MPR/1978 intinya bahwa Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum di dalam Negara Indonesia. Sebagai sumber hukum secara objektif merupakan suatu pandangan hidup, kesadaran, cita-cita hukum, serta cita- cita moral yang luhur yang meliputi suasana kejiwaan sera watak bangsa Indonesia.

 

3. Pancasila sebagai Isi Jiwa Bangsa Indonesia

Artinya bahwa nilai-nilai dalam Pancasila merupakan nilai- nilai bangsa Indonesia, yang ada sejak nenek moyang dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari dan menyatu dengan adat- istiadat serta kebudayaan dan bukan merupakan adopsi dari  nilai budaya  lain. Dari nilai-nilai tersebut oleh para pendiri negara dikonsepkan dan dikristalisasikan dalam bentuk Pancasila yang terdiri dari lima sila.

 

4. Sebagai Kepribadian Bangsa

Artinya bahwa nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila sudah ada dan dilaksanakan dalam hehidupan sehari-hari sebagai pandangan hidup, sekaligus merupakan ciri khas katakter/pribadi/jati diri budaya bangsa Indonesia, yang membedakan dengan khas budaya bangsa lain. Misal: Budaya gotong royong, toleransi, musyawarah untuk mufakat, kebersamaan dan kekeluargaan.

 

5. Sebagai Asas Persatuan

Artinya bahwa Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa mampu mempersatukan kehidupan untuk berbangsa dan bernegara, di bawah wadah NKRI.

 

6. Sebagai Perjanjian Luhur Bangsa

Artinya bahwa Pancasila merupakan hasil kesepakatan para pendiri bangsa dan tokoh-tokoh nasional yang tergabung dalam PPKI sebagai badan yang mengesahkan UUD 1945 pada tanggal 18 Agustus yang di dalam terdapat Pancasila sebagai dasar Negara.

 

7. Sebagai Filter Budaya Bangsa

Artinya bahwa dengan penghayatan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik secara individual, bermasyarakat, berbangsa maupun bernegara, kita akan mampu memilah dan memilih budaya mana yang sesuai dan yang tidak sesuai dengan budaya kita.

Ini bisa tercapai apabila semua elemen dan komponen bangsa mempunyai tekad dan kehendak yang sama untuk memfilter/menyaring budaya asing, pemerintah dengan undang-undang dan regulasinya, masyarakat dengan ketaatannya untuk melaksanakannya

 

 

B.  Sebagai Pandangan Hidup (Way of life) Bangsa

 

Artinya nilai-nilai dalam Pancasila diyakini kebenarannya dan dihayati dalam kehidupan sehari-hari, dan menyatu dalam adat kebiasaan dan budaya.

Sebagai Ideologi Bangsa

Pengertian Ideologi

Ideologi berasal dari kata: ide, idea ideos yang artinya gagasan, konsep, cita-cita dan kata logi, logie, logy, dan logos yang artinya: ilmu, teori, ajaran. Secara sederhana ideologi dapat diartikan: ilmu, teori atau ajaran tentang cita-cita. Tracy menyebut dengan istilah “Science of ideas”. Karena istilah ideologi banyak digunakan dalam ranah politik, maka ideologi dapat diartikan lebih tepat adalah: Suatu ajaran tentang cita-cita/tujuan untuk kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Soejono Soemargono (Dosen Filsafat UGM), ideologi diartikan kumpulan gagasan, konsep, keyakinan, serta kepercayaan yang bersifat menyeluruh dan sistematis.

Ideologi Pancasila bersifat Terbuka artinya bahwa bangsa Indonesia mau dan dapat menerima nilai, paham budaya lain, selama hal itu tidak bertentangan bahkan menghi langkan budaya negeri. Nilai-nilai yang positif diharapkan akan memperkaya khasanah dan variasi budaya nasional.

Ideologi Pancasila bersifat Tertutup, artinya Pancasila sebagai Dasar Negara (Sumber Hukum), bersifat imperatif (memaksa) bagi semua orang yang yang berada di wilayah Negara RI., baik itu warga negara Indonesia sendiri maupun warga negara Asing yang berada di wilayah Indonesia

Suatu ideologi selalu memiliki aspek-aspek yang bersifat ideal, yang berupa cita- cita, pemikiran-pemikiran serta nilai-nilai yang dianggap baik yang direalisasikan dalam kehidupan praktis. Oleh katena pancasila sebagai ideolog terbuka , maka secara struktural memiliki 3 dimensi yaitu :.

  1. Dimensi Idealistik, yaitu nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila bersifat sistematis, rational dan menyeluruh . Kadar serta idelisme yang terkandung dalam Pancasila mampu memberikan harapan serta mampu menumbuhkan motivasi para pendukungnya untuk mewujudkan apa yang dicita-citakan.
  2. Dimensi Normatif, yaitu nialai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dijabarkan dalam sistem norma kenegaraan , yakni makna terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 yang merupakan norma tertib hukum tertinggi dalam Negara Indonesia sebagai Staats fundamental norm (Pokok kaidah yang fundamental). Dalam artian ideologi Pancasila harus dapat dijabarkan dalam kehiduipan bernegara.
  3. Dimensi Realistik, yaitu ideologi harus mampu mencerminkan realitas hidup yang berkembang dalam masyarakat. Pancasila sebagai ideologi terbuka tidak hanya bersifat Utopis, yang hanya berisi ide-ide, cita-cita dan harapan-harapan kosong, tetapi suatu ideolgi yang mampu dijabarkan dalam kehidupan nyata (realistis).

 

 

C.   Sifat Pancasila

 

1. Hierarkis Piramidal (Hans Kelsen: Stufen Theory: Lex superior Derogat lege inferiori), misal: Pasal 7 UU 10 tahun 2004 tentang Jenis dan hierarki Peraturan Perundang-undangan (Pembukaan UUD 45 s/d PerDa). Secara panjang lebar sudah dijelaskan dari bab yang terdahulu.

 

2. Monopluralistik

Sifat monopluralistik terdapat dalam Pancasila yang terjelma dalam manusia Indonesia, yakni hakekat manusia monopluralistik, berarti manusia yang  utuh (komprehesif integralistik), manusia selaras, seimbang diantara susunan kodrat, sifat kodrat dan kedudukan kodrat manusia. Manusia monopluralistik merupakan ciri khas manusia Indonesia yang membedakan dengan manusia yang berideologi komunis, Liberalis maupun Theokrasi.

 

3. Abstrak, Umum dan Universal

  1. Abstrak, artinya hanya ada dalam ide (konsep/pikiran).
  2. Umum artinya menyentuh semua kehidupam manusia yang esensial, yakni nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan (Demokrasi) dan Keadilan.
  3. Universal, artinya bahwa persoalan-persoalan tentang Tuhan, Manusia, Satu, Rakyat (demokrasi) dan adil keberadaanya tidak tergantung ruang, tempat dan waktu (kapan saja, oleh siapa saja dan di mana saja), karena nilai dalam Sila-Sila Pancasila merupakan nilai yang fundamental dalam kehidupan manusia. Artinya nilai-nilai Pancasila selalu ada dalam denyut kehidupan manusia pada umumnya dan khususnya bangsa Indonesia.

30 Bank Soal TWK SKD : Pancasila dan Lambang Negara

30 Bank Soal TWK SKD : Pancasila dan Lambang Negara

 

  1. Lembaga yang bertanggung jawab untuk merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan- kegiatan ASEAN adalah….
    1. Pertemuan Para Kepala Pemerintahan
    2. Standing Committee
    3. Sidang para Menteri Ekonomi
    4. Sidang para Menteri Non-Ekonomi
    5. Sidang Tahunan para Menteri Luar Negeri

  2. Berikut ini adalah pengertian negara sebagai organisasi kekuasaan yaitu …..
    1. organisasi yang menyatukan kelompok manusia yang kemudian disebut
    2. organisasi kesusilaan yang timbul karena sintesa antara kemerdekaan individu dan kemerdekaan
    3. masyarakat hukum yang dibentuk karena perjanjian masyarakat yang bertujuan untuk perdamaian.
    4. organisasi yang melaksanakan kehendak anggotanya yang mana kehendak itu dituangkan dalam
    5. organisasi yang memiliki wewenang berkuasa yang diciptakan oleh sekelompok manusia atau bangsa.

  3. Keanekaragaman suku bangsa dalam negara hendaknya diarahkan untuk….
    1. Menciptakan suatu kestabilan dalam mempertahankan keamanan bangsa dan negara
    2. Menciptakan kerukunan hidup menuju masyarakat adil dan makmur
    3. Menciptakan persaudaraan yang menuju pada persamaan bahasa dan adat istiadat daerah
    4. Menjaga kelestariannya
    5. Menciptakan kestabilan dalam memperkuat kepentingan nasional

  4. Peranan pemuda pada masa pembangunan perlu diwujudkan dalam kegiatan-kegiatan….
    1. Mengumpulkan modal untuk masa depan
    2. Mencari pengalaman dengan cara magang di perusahaan
    3. Pencinta alam untuk melestarikan lingkungan hidup
    4. Membantu orang lain dalam segala usaha dan upaya
    5. Mengembangkan bakat dan menuntut ilmu pengetahuan

  5. Bagi bangsa Indonesia Bhinneka Tunggal Ika merupakan…..
    1. Pengakuan adanya keragaman
    2. Lambang kedaulatan negara
    3. Lambang identitas negara
    4. Semboyan bangsa
    5. Bukti bangsa Indonesia kaya budaya

  6. Negara Republik Indonesia sebagai negara yang memiliki aneka ragam budaya, adat istiadat, suku perlu dijaga dan dihormati sebab bangsa Indonesia merasa dirinya….
    1. Tidak dapat dipisahkan satu sama lain
    2. Dapat hidup sendiri
    3. Mampu memenuhi kebutuhannya
    4. Paling tinggi derajatnya
    5. Memerlukan bantuan

  1. Keunggulan dan kelebihan prinsip ajaran Pancasila jika dibandingkan dengan ajaran lain adalah…..
    1. Kewajiban terhadap lingkungan dirasakan lebih besar
    2. Keberhasilan Indonesia dalam pembangunan
    3. Konsekuen dengan pelaksanaan politik luar negeri
    4. Tidak terpengaruh sama sekali denga dunia luar
    5. Dapat menghimpun potensi bangsa dengan baik

  2. Pokok-pokok pikiran dalam pembukaan UUD 1945 pada dasarnya adalah sila-sila Pancasila, misalnya sila ketiga diwujudkan dalam…..
    1. Pokok pikiran pertama
    2. Pokok pikiran kedua
    3. Pokok pikiran kitiga
    4. Pokok pikiran keempat
    5. Pokok pikiran kelima

  3. Ideologi komunis, marxisme dilarang untuk dikembangkan di negara kita sejak 1966, karena bertentangan dengan….
    1. Perjuangan bangsa
    2. Pancasila
    3. UUDS 1945
    4. Konstitusi RIS
    5. Tap MPR

  4. Di negara demokrasi, Konstitusi/Undang-Undang Dasar berfungsi sebagai sarana….
    1. Membatasi kekuasaan lembaga-lembaga negara
    2. Menentukan kekuasaan lembaga-lembaga negara
    3. Menjamin hak-hak asasi warga negara
    4. Semua jawaban a, b dan c di atas benar
    5. Jawaban a dan c benar

  5. Semua peraturan prundang-undangan dalam suatu negara harus tidak bertentangan dengan konstitusi, karena konstitusi berkedudukan sebagai hukum yang…..
    1. Paling bagus
    2. Paling mengikat
    3. Paling mendasar
    4. Paling tinggi
    5. Paling lengkap

  6. Paham yang menghendaki adanya pembatasan kekuasaan pemerintah melalui hukum dasar yang tertulis disebut….
    1. Absolutisme
    2. Konstitusionalisme
    3. Negara hukum
    4. Positivisme
    5. Rule of law

  7. Pancasila yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat dilihat dari proses terjadinya perubahan…..
    1. Perintis hidup bangsa Indonesia
    2. Dasar filsafat negara Indonesia
    3. Perjanjian luhur bangsa Indonesia
    4. Pedoman hidup bangsa Indonesia
    5. Kepribadian bangsa Indonesia

  1. Kesamaan ajaran pancasila dengan liberalisme tampak dari pendangan bahwa….
    1. Hak milik setiap orang harus diakui dan dijamin oleh negara
    2. Individualitas manusia lebih penting ketimbang aspek sosial manusia
    3. Kebebasan adalah hal yang paling utama dalam kehidupan manusia
    4. Semua alat produksi yang ada dalam suatu negara harus dikuasai oleh Negara
    5. Keanekaragaman dalam masyarakat harus ditekan seminimal mungkin

  2. Pokok ajaran sosialisme yang sejalan dengan ajaran pancasila adalah…..
    1. Negara harus memelopori upaya penghapusan hak milik pribadi
    2. Negara harus menjamin perlindungan hak-hak kaum buruh
    3. Pemerintah negara harus dijalankan oleh diktator ploterariat
    4. Kaum buruh harus melakukan perjuangan melawan kelas atas dan menengah
    5. Semua alat negara dipergunakan untuk mewujudkan komunisme

  3. Prinsip-prinsip dasar dalam kehidupan bernegara yang menjadi sumber hukum bagi peraturan perundang-undangan yang ada dalam sebuah negara adalah….
    1. Dasar negara
    2. Hukum tata negara
    3. Ide-ide moral, politik dan keagamaan
    4. Konstitusi
    5. Undang-undang dasar

  4. Selain tertuang di dalam nilai-nilai Pancasila, perlindungan hak-hak asasi manusia tercantum dalam…
    1. Pembukaan UUD 1945, Ketetapan MPR No.XVII/MPR/ 1998, dan UU No.39 tahun 1998 tentang HAM
    2. Pembukaan UUD 1945, TAP MPRS XX/MPRS/1966, UU No.39 tahun 1998 tentang HAM
    3. Ketetapan MPR No.XVII/MPR/ 1998, UU No.39 tahun 1998 tentang HAM, dan TAP MPRS No. XX/MPRS/1966
    4. Ketetapan MPR No.XVII/MPR/ 1998, TAP MPR No. III/MPR/2000, dan TAP MPRS No. XX/MPRS/1966
    5. UU No.26 tahun 2000, Ketetapan MPR No.XVII/MPR/ 1998, dan TAP MPRS No. XX/MPRS/1966

  5. Hubungan antarbangsa merupakan salah satu hubungan yang sangat mutlak diperlukan. Salah satu acuan internasional dalam melindungi/menegakkan HAM adalah . . . .
    1. Jakarta Charter
    2. Magna Charta
    3. Declaration of Independence 1776
    4. Declaration de Droit de’l Homme et du Citoyen 1789
    5. Universal Declaration of Human Right 10 Desember 1948

  6. Kedudukan Pancasila dalam kaitannya dengan pengaruh budaya asing dan perkembangan IPTEK adalah . . .
    1. Sebagai penangkal
    2. Sebagai pedoman
    3. Sebagai filter/penyaring
    4. Sebagai pandangan hidup
    5. Merupakan landasan berpijak

  1. Istilah yang digunakan untuk perjanjian internasional yang mengatur masalah-masalah tambahan adalah …
    1. Modus vivendi
    2. Proses verbal
    3. Final act
    4. pertukaran nota
    5. protocol

  2. Mencintai tanah air dan mendahulukan kepentingan tanah air dinamakan …
    1. Pro patrialis dan primus patrialis
    2. Du Contracts Social
    3. Syarat Deklaratif
    4. Primus Inter Pares
    5. Wille das state

  3. Jika kita melanggar norma hukum yang berlaku dalam masyarakat, maka kita akan mendapatkan sanksi karena norma hukum memiliki sifat ….
    1. memaksa
    2. mengatur
    3. mengikat
    4. menjaga
    5. melindung

  4. Pancasila merupakan penuntun dan pedoman bagi bangsa Indonesia dalam perjuangan mewujudkan cita-cita bangsa. Hal ini berarti pancasila berfungsi sebagai…
    1. dasar negara
    2. pandangan hidup
    3. jiwa dan kepribadian
    4. sumber segala sumber hukum
    5. ideologi negara

  5. Berdasakan sila Persatuan Indonesia, hendaknya kita sebagai warga negara yang baik adalah ….
    1. ikut memelihara bermacam-macam kepentingan masyarakat
    2. menempatkan kepentingan keluarga di atas kepentingan masyarakat
    3. mengutamakan kepentingan masyarakat daripada kepentingan negara
    4. menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentigan pribadi dan golongan
    5. menempatkan kepentingan masyarakat dan golongan daripada kepentingan negara

  6. Awal kelahiran Pancasila sebagai dasar negara dimulai pada akhir pendudukan Jepang di Indonesia yaitu tahun …..
    1. 1940
    2. 1942
    3. 1944
    4. 1945
    5. 1946

  7. Dibawah ini yang bukan merupakan usulan Pancasila dari M.Yamin adalah…
    1. Ketuhanan yang berkebudayaan
    2. Persatuan Indonesia
    3. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
    4. Rasa Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
    5. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

  8. Sikap saling menghormati dan menghargai adalah bentuk pengamalan sila ke…
    1. Sila ke-1
    2. Sila ke-2
    3. Sila ke-3
    4. Sila ke-4
    5. Sila ke-5

  9. Hari Kelahiran Pancasila adalah tanggal…
    1. 17 Agustus
    2. 1 Oktober
    3. 20 Juli
    4. 18 Agustus
    5. 5 November

  10. Causa yang merupakan asal mula bahan, yang berasal dari bangsa Indonesia sendiri (agama, kebudayaan, dan tradisi) adalah…
    1. Causa Materialis
    2. Causa Normatif
    3. Causa Formalis
    4. Causa Finalis
    5. Causa Efisien

  11. Indonesia sangat menghargai persamaan derajat dengan saling menghormati dan bertoleransi antar sesame. Pernyataan tersebut sesuai dengan pengamalan sila ke-…
    1. 1
    2. 2
    3. 3
    4. 4
    5. 5

 

Sekian dulu ya 30 Bank Soal TWK SKD : Pancasila dan Lambang Negara, silahkan lihat bagian lainnya ya.
Terimakasih 🙂


25 Soal Latihan dan Pembahasan Pancasila dan UUD 1945 TWK SKD

25 Soal Latihan dan Pembahasan Pancasila dan UUD 1945 TWK SKD

 

1. Toleransi dalam kehidupan antar umat beragama berarti…

  1. Persebaran agama dapat dilakukan kepada siapa saja dan dimana saja
  2. Setiap agama memiliki tujuan dan cara ibadah yang sama kepada Tuhan
  3. Tersedianya tempat beribadah bagi semua umat beragama dan berdekatan
  4. Setiap orang boleh berganti dan berpindah agama setiap saat, bila dikehendaki
  5. Menghargai aktivitas inter dan umat beragama serta pemerintah

 

2. Toleransi antar umat beragama yang diperbolehkan adalah dengan cara…

  1. Menghadiri peribadatan di rumah ibadah yang berlainan agama
  2. Aktif dalam kegiatan ritual umat beragama lain
  3. Menghadiri kegiatan seremonial penganut agama lain
  4. Turut berdoa bersama-sama dalam satu rumah ibadah
  5. Mengatur tata cara beribadah secara bersama

 

3. Cinta kepada tanah air dan bangsa dapat dibuktikan dengan cara…

  1. Mengekspor semua hasil hasil bumi Indonesia dan mengimpor barang luar negeri
  2. Tidak melakukan hubungan dengan negara lain dan melakukan proteksi
  3. Menggunakan produksi dalam negeri meskipun mampu membelinya
  4. Tidak menggunakan produksi luar negeri meskipun mampu membelinya
  5. Mengurangi impor barang dari luar negeri agar devisa tetap stabil

 

4. Pada saat menjelang perayaan HUT Republik Indonesia sering diadakan pawai dan perlombaan untuk memeriahkannya. Bentuk keikutsertaan anda untuk memeriahkannya adalah dengan…

  1. Memasang bendera
  2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya
  3. Menikmati hari libur tanggal 17 Agustus
  4. Menyumbang untuk kegiatan
  5. Menonton perlombaan

 

5. Seorang pemimpin seharusnya memberikan pekerjaan kepada bawahannya dengan bijaksana yaitu…

  1. Selalu memberikan contoh pada setiap pekerjaan
  2. Memberikan pekerjaan sesuai dengan kodrat kemanusiannya
  3. Memilih dengan teliti pekerjaan yang pantas akan diberikan
  4. Melakukan pengecekan langsung terhadap semua hasil bawahan
  5. Menasehati setiap agar melakukan pekerjaan dengan baik

 

6. Prinsip-prinsip dasar demokrasi telah tercermin dalam kehidupan masyarakat desa, terutama pada saat mengatasi pekerjaan yang membutuhkan tenaga bersama, yaitu denga cara seperti di bawah ini, kecuali…

  1. Partisipasi
  2. Berdoa
  3. Sumbangan
  4. Gotong royong
  5. Kerja bakti

 

7. Putusan yang diambil dalam musyawarah mufakat serta diliputi dengan semangat kekeluargaan adalah dengan…

  1. Mengutamakan putusan golongan yang berkuasa
  2. Melaksanakan hasil putusan bersama
  3. Mempertahankan pendapat golongan yang sefaham
  4. Meninggalkan ruang rapat karena berbeda pendapat
  5. Menghormati pendapat yang disampaikan

 

8. Pasal 29 UUD 1945 ayat (2) menyatakan negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu. Oleh karena itu, kebebasan beragama diartikan sebagai…

  1. Kebebasan yang bersumber pada martabat manusia sebagai mahluk ciptaan Tuhan
  2. Kebebasan untuk menentukan dan memilih agama yang dianut serta berpindah-pindah
  3. Kebebasan dalam menjalankan ibadah kapan saja dan dimana saja
  4. Kebebasan melakukan penyembahan dan membentuk aliran baru keagamaan
  5. Kebebasan memeluk atau tidak memeluk salah satu agama resmi

 

9. Sikap manusia yang bertakwa dapat dibuktikan dengan cara…

  1. Selalu melindungi kesalahan orang lain
  2. Bekerja siang dan malam agar berbahagia
  3. Bersyukur dan selalu berusaha lebih baik
  4. Hanya beribadah tanpa berusaha lebih baik
  5. Kurang bersyukur terhadap hasil yang dicapai

 

10. Konsepsi pancasila tentang hubungan antara manusia dan masyarakatnya adalah terciptanya keselarasan, keserasian, dan keseimbangan yang berarti…

  1. Mengutamakan kepentingan umum dan mendahulukan kepentingan pribadi dan golongan
  2. Melepaskan diri demi kepentingan umum dan meletakan kepentingan pribadi sebagai yang pertama
  3. Memperlakukan dengan sama antara kepentingan umum dan kepentingan pribadi
  4. Meletakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi dan golongan
  5. Melepaskan kepentingan umum dan mengutamakan kepentingan pribadi dan golongan

 

11. Proses penebangan hutan yang tidak mengindahkan keseimbangan antara alam dan manusianya akan berakibat…

  1. Pengusaha semakin kaya dan korup
  2. Meluaskan ozon di seluruh dunia
  3. Kemiskinan bagi penduduk sekitar hutan
  4. Reboisasi dan rehabilitasi hutan
  5. Bencana alam yang tak terkendali

 

12. Menurut pasal 1 ayat (1) UUD 1945; Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk …

  1. Republik
  2. Presidensial
  3. Parlementer
  4. Demokrasi
  5. Monarki

 

13. Demokrasi adalah pemerintahan yang berasala dari rakyat, dilakukan oleh rakyat, dan untuk kepentingan rakyat sehingga kepentingan ada di tangan rakyat. Kedaulatan rakyat sepenuhnya dilakukan oleh…

  1. DPR dan MPR
  2. DPA dan BPK
  3. Presiden
  4. DPR
  5. MPR

 

14. Tujuan wawasan nusantara adalah menghendaki adanya persatuan dan kesatuan dalam segenap aspek kehidupan, baik sosial maupun alamiah. Yang termasuk aspek alamiah adalah keadaan…

  1. Ekonomi nasional
  2. Flora dan fauna
  3. Politik demokrasi
  4. Sosial budaya
  5. Penduduk keterampilan

 

15. Perilaku demokratis diharapkan tercipta dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara seperti dewasa ini. Pengertian sikap demokratis secara sederhana adalah…

  1. Mendengar dan menerima pendapat orang berdasarkan latar belakangnya
  2. Menerima pendapat orang lain dengan tanpa pertimbangan
  3. Mendesak orang lain agar menerima pendapat dan keinginannya
  4. Menerima dan mengajukan pendapat dengan cara manusiawi
  5. Memutuskan hasil rapat berdasarkan kepentingan pimpinan

 

16. Melaksanakan sila kedua dari pancasila, harus dilaksanakan sikap dan tingkah laku yang menggambarkan…

  1. Menghormati dan menghargai orang lain
  2. Menilai baik hasil kerja orang lain
  3. Suka memberi pertolongan kepada yang lain
  4. Meminta dengan hormat melaksanakan keinginannya
  5. Berani membela kebenaran dan keadilan

 

17. Seorang pemimpin harus berani mendorong orang-orang yang menjadi asuhannya, agar berani mengambil inisiatif dan sanggup mempertanggungjawabkannya. Pola kepemimpinan ini adalah…

  1. Ing ngarsa sung tulada
  2. Ing madya mangun karsa
  3. Tut wuri handayani
  4. Idealis dan karismatik
  5. Demokratis dan populis

 

18. Mekanisme kepemimpinan nasional berlangsung secara periodic 5 tahun sekali. Sirkulasi ini didasarkan pada UUD 1945 :

  1. Bab III pasal 4 ayat (1)
  2. Bab IV pasal 16 ayat (2)
  3. Bab I pasal I ayat (2)
  4. Bab IV pasal 18
  5. Bab II pasal 2 ayat (2)

 

19. Pada dasarnya UUD 1945 dapat diubah oleh MPR sesuai dengan pasal 37, dengan persyaratan…

  1. Dihadiri oleh ½ jumlah anggota MPR dan semua anggota setuju
  2. Disetujui oleh ½ jumlah anggota MPR dan dihadiri oleh 2/3 jumlah anggota MPR
  3. Dihadiri oleh 2/3 jumlah anggota MPR dan disetujui oleh ½ yang hadir
  4. Dihadiri dan disetujui oleh ½ jumlah anggota MPR lebih satu (1/2 + 1) jumlah anggota MPR
  5. Dihadiri oleh 2/3jumlah anggota MPR dan disetujui oleh 2/3 jumlah anggota MPR yang hadir

 

20. Untuk mengambil keputusan dalam suatu rapat, banyak cara yang digunakan. Cara yang cocok untuk bangsa Indonesia adalah…

  1. Suara terbanyak
  2. Bergantung pada pemimpin
  3. Aklamasi pada kuorum
  4. Perwakilan dan utusan
  5. Musyawarah dan mufakat

 

21. Sikap kritis dan inovatif sangat dominant pada era perkembangan zaman seperti dewasa ini, tetapi cara penyampaiannya harus tetap pada karakteristik dan budaya bangsa yang bersumber pada norma…

  1. Hukum
  2. Susila
  3. Kesopanan
  4. Filsafat
  5. Adat istiadat

 

22. Sisi negatif yang harus dihindari dalam menyongsong kemajuan teknologi dewasa ini adalah…

  1. Pro aktif
  2. Eksklusivisme
  3. Kuriositas
  4. Adaptif
  5. Profesionalisme

 

23. Lambang diyakini sebagai salah satu pendorong keberhasilan suatu cita-cita. Padi dan kapas pada brung garuda melambangkan…

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
  5. Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia

 

24. Masyarakat Indonesia yang sejahtera lahir dan batin adalah masyarakat yang telah terpenuhi kebutuhan dasarnya, yaitu…

  1. Pakaian, kendaraan, dan rumah tinggal
  2. Pakaian, rumah tinggal, dan makan
  3. Rumah tinggal, makan, dan kendaraan
  4. Rumah tinggal, alat komunikasi, dan kebun
  5. Kebun, makan, dan kendaraan

 

25. Salah satu faktor yang turut menentukan tercapainya keadilan social adalah demokrasi ekonomi seperti yang tercantum dalam UUD 1945, yaitu seperti di bawah ini, kecuali…

  1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan
  2. Negara beserta aparatur negara bersifat dominan dan etatisme
  3. Cabang-cabang produksi yang penting dikuasai oleh negara
  4. Sumber kekayaan negara digunakan atas mufakat lembaga perwakilan rakyat
  5. Perekonomian masyarakat dan negara dikembangkan secara serasi dan seimbang

 

Sekian dulu ya 25 Soal Latihan dan Pembahasan Pancasila dan UUD 1945 TWK SKD, silahkan lihat bagian lainnya ya
Terimakasih 🙂


Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Ideologi, Politik, Hankam, Hukum dan HAM (Bagian 4)

Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Ideologi, Politik, Hankam, Hukum dan HAM

 

31. Pulau Nusakambangan disamping sebagai pusat lembaga pemasyarakatan memiliki potensi wisata yang sangat indah. Pulai Nusa kambangan terletak pada….

  1. 7º47 LS dan 109º BT
  2. 5º40 LS dan 110º BT
  3. 5º40 LS dan 115°BT
  4. 6 ° LS dan 110° BT
  5. 6°5 LS dan 110° BT

 

32. Pulau Karimunjawa yang termasuk kedalam wilayah kabupaten Jepara terletak pada ….

  1. 5°40 LS dan 109° BT
  2. 5°40 LS dan 110º BT
  3. 5 49 LS dan 115 BT
  4. 6 º LS dan 110º BT
  5. 6º5 LS dan 111º BT

 

33. Pancasila merupakan ideologi terbuka, disatu pihak kita harus mempertajam kesadaran akan nilai- nilai yang bersifat abadi. Nilai – nilai yang bersifat abadi itu terdapat pada …

  1. Pembukaan UUD 1945
  2. Batang Tubuh UUD 1945
  3. Penjelasan UUD 1945
  4. Setiap pasal dalam batang Tubuh UUD 1945
  5. Amandemen UUD 1945

 

34. Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) yang disalurkan pemerintah kepada rakyat miskin bertujuan untuk …

  1. Memberantas masalah kemiskinan
  2. Meringankan beban ekonomi masyarakat kaibat kenaikan harga BBM
  3. Mensubsidi rakyat secara langsung
  4. Meminimalisir resistansi dalam masyarakat terhadap kenaikan harga BBM
  5. Mengatasi dampak krisis ekonomi

 

35. Susunan kebijakan Pemerintah Daerah Otonom Menurut UU no 22 Th 1999 terdiri dari….

  1. Kepala Daerah, Ketua DPRD, dinas – dinas
  2. Kepala Daerah, Ketua DPRD, Badan Eksekutif Daerah
  3. Kepala Daerah dan dinas – dinas
  4. Kepala Daerah dan Muspida
  5. Kepala Daerah dan DPRD

 

36. Yang dimaksud pemerintah pusat adalah…

  1. Presiden, Wakil presiden, DPR, MPR dan MA
  2. Presiden, Wakil presiden, dan Menteri
  3. Presiden, Wakil presiden
  4. Presiden, Wakil presiden, dan Menteri, DPR
  5. Presiden, Wakil presiden, dan DPR

 

Sekian dulu ya Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Ideologi, Politik, Hankam, Hukum dan HAM (Bagian 4), silahkan lihat bagian lainnya ya. Terimakasih 🙂 


Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Ideologi, Politik, Hankam, Hukum dan HAM (Bagian 3)

Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Ideologi, Politik, Hankam, Hukum dan HAM

 

21. Jika presiden dan wakil presiden mangkat, berhenti, diberhentikan atau tidak dapat melaksanakan kewajibannya dalam masa jabatan secara bersamaan, maka pelaksanaan tugas kepresidenan adalah ……

  1. Ketua MPR, Ketua DPR
  2. Ketua MPR, Ketua DPR dan para Menteri
  3. MA dan Menteri Dalam Negeri
  4. MA, Jaksa Agung dan para Menteri
  5. Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan

 

22. Pengangkatan dan pemberhentian anggota Komisi Yudisial dilakukan oleh Presiden dengan persetujuan …

  1. MA
  2. DPA
  3. DPR
  4. MPR
  5. Hakim Agung

 

23.

  1. Negara menghendaki persatuan
  2. Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat
  3. Negara yang berkedaulatan rakyat
  4. Negara Beketuhanan Yang Maha Esa.

Urutan empat pokok pikiran yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 adalah …

  1. 1,2,3,4
  2. 1,2,3,4
  3. 4,3,2,1
  4. 1,3,2,4
  5. 1,2,4,3

 

24. Tata urutan perundang- undangan menurut TAP MPR No III/ MPR/ 2000 adalah …

  1. UUD 1945, TAP MPR,Undang- Undang, UU Perpu, Peraturan Pemerintah,, Keppres, Peraturan Daerah
  2. UUD 1945, TAP MPR, Peraturan Pemerintah, Undang- Undang, UU Perpu, Keppres, Peraturan Daerah
  3. UUD 1945, TAP MPR, Peraturan Pemerintah, Undang- Undang, Kepres, UU Perpu, Peraturan Daerah
  4. UUD 1945, TAP MPR,UU Perpu, Undang- Undang, Peraturan Pemerintah, Keppres, Peraturan Daerah
  5. UUD 1945, TAP MPR, Peratura Pemerintah, Undang- Undang, UU Perpu,, Keppres, Peraturan Daerah

 

25. Pada tanggal 22 Juni 1945 Panitia Sembilan mengadakan sidang dan menghasilkan keputusan yang lebih dikenal Piagam Jakarta (Jakarta Charter), istilah ini dimunculkan oleh :

  1. Ir. Soekarno
  2. Mr. Moh Yamin
  3. Muhamad Hatta
  4. Radjiman Wideodiningrat
  5. K.H Mansur

 

26. Pemilihan ketua dan wakil ketua Mahkamah Agung sebagaimana diatur dalam UUD 1945 dilakukan…

  1. Presiden
  2. Presiden dengan persetujuan DPA
  3. Presiden dengan persetujuan MA
  4. Presiden dengan persetujuan DPR
  5. Hakim Agung

 

27. Dari tinjauan historis palaksanaan demokrasi terpimpin di Indonesia dilakukan dengan cara sebagai berikut …..

  1. merangkul golongan komunis
  2. merangkul angkatan udara
  3. menyingkirkan Masyumi dan PSI
  4. merangkul Muhammadiyah
  5. merangkul angkatan darat

 

28. Penyelesaian konflik RI – GAM dilakukan perundingan yang dimediatori asing, dilaksanakan di …..

  1. Washington DC, AS
  2. London Inggris
  3. Helsinky, Finlandia
  4. Swedia
  5. Austria

 

29. Pengawas internasional perjanjian RI – GAM yang telah disepakati adalah….

  1. Aceh Monitoring Mission( AMM)
  2. Non Government Organisation(NGO)
  3. United Nation
  4. Nanggroe Monitoring Mission
  5. Peace Monitoring Mission (PMM)

 

30. Diukur dari garis pangkal laut terluar, Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia ditatapkan selebar…..

  1. 350 mil laut
  2. 300 mil laut
  3. 200 mil laut
  4. 20 mil laut
  5. 12 mil laut

 

Sekian dulu ya Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Ideologi, Politik, Hankam, Hukum dan HAM (Bagian 3), silahkan lihat bagian lainnya ya. Terimakasih 🙂 


Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Ideologi, Politik, Hankam, Hukum dan HAM (Bagian 2)

Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Ideologi, Politik, Hankam, Hukum dan HAM

 

1. Penerimaan dan pengeluaran APBN mengikuti prinsip ……

  1. Sepadan
  2. Selaras
  3. Setara
  4. Seimbang
  5. Berimbang

 

2. Barang giffen merupakan barang inferior, akan mengalami peningkatan jika harga barang-barang ….

  1. Stabil
  2. Fluktuatif
  3. Mengalami kenaikan
  4. Mengalami penurunan
  5. Tidak terprediksi

 

3. Sidang BPUPKI pertama tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 berfokus paa perumusan …

  1. Strategi perjuangan kemerdekaan
  2. Dasar negara Indonesia
  3. Teks proklamasi kemerdekaan
  4. Sistem kenegaraan Indonesia
  5. Visi dan misi Republik Indonesia

 

4. Dalam rangka merebut kembali Irian Barat Presiden Sukarno yang dirinya mengatasnamakan “penyambung lidah rakyat” telah menyerukan komando rakyatnya yang dikenal dengan sebutan :

  1. Dwi Komando Rakyat
  2. Tri Komando Rakyat
  3. Tri Tuntutan Rakyat
  4. Komando Gabungan Rakyat
  5. Komando Rakyat

 

5. Tujuan dilaksanakannya pemilihan umum pertama di Indonesia pada tahun 1955 adalah untuk ……

  1. Membuktikan Indonesia sebagai negera demokrasi
  2. Memilih presiden dan wakil presiden
  3. Memilih anggota DPR dan Konstituante
  4. Memilih anggota MPR
  5. Menyalurkan aspirasi rakyat

 

6. Komponen utama dalam sistem pertahanan negara Republik Indonesia adalah ……

  1. Rakyat
  2. Pemerintah
  3. TNI Polri
  4. Polri
  5. Hansip

 

7. Pihak yang berwenang dan bertanggung jawab atas pengerahan kekuatan Tentara Nasional Indonesia adalah ……

  1. Kepala Staf Angkatan
  2. Panglima ABRI
  3. Kodam
  4. Menhankam
  5. Presiden

 

8. Dalam memberikan amnesti dan abolisi Presiden memperhatikan pertimbangan ……

  1. MPR
  2. DPR
  3. MA
  4. DPA
  5. Hakim agung

 

9. Berdasarkan UUD 1945 pasal 14 ayat 1 hasil amandemen, Presiden memberi grasi dan rehabilitasi memperhatikan pertimbangan ……

  1. MPR
  2. DPR
  3. MA
  4. DPA
  5. Jaksa Agung

 

10. Pihak yang berhak untuk melakukan peradilan kasasi dalam sistem peradilan di negara RI adalah ……

  1. DPA
  2. Badan Peradilan
  3. Mahkamah Militer
  4. Mahkamah Agung
  5. Peradilan Tinggi

 

Sekian dulu ya Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Ideologi, Politik, Hankam, Hukum dan HAM (Bagian 2), silahkan lihat bagian lainnya ya. Terimakasih 🙂 


Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Ideologi, Politik, Hankam, Hukum dan HAM (Bagian 1)

Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Ideologi, Politik, Hankam, Hukum dan HAM

 

1. Prinsip persamaan hak-hak asasi manusia sedunia dimuat dalam dokumen ……

  1. Universal Declaration of Human Rights
  2. Decralation of Independence
  3. Freedom of Independence
  4. The Forteen Points
  5. The Four Freedom

 

2. Berikut ini adalah tokoh yang turut dalam sidang, dan memberikan usulan rumusan Pancasila ……

  1. Sultan Mahmud Syah
  2. Moh. Yamin
  3. Sutan Takdir Alisyahbana
  4. Setiabudi Danudirjo
  5. Ki Hadjar Dewantara

 

3. Undang-Undang No.31 Tahun 2002 tentang Partai Politik menyatakan bahwa partai politik perlu diadakan karena ……

  1. Banyaknya tuntutan masyarakat untuk membentuk partai politik.
  2. Merupakan salah satu wujud partisipasi masyarakat dalam mengembangkan demokrasi
  3. Terbukti bahwa dengan adanya partai politik negara menjadi demokrasi.
  4. Melalui partai politiklah masyarakat dapat memilih presiden dan wakil presiden.
  5. Partai politik merupakan satu-satunya wadah untuk menyalurkan aspirasi.

 

4. Salah satu alasan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Orde Baru adalah …

  1. Pancasila diterapkan sebagai satusatunya azas
  2. Banyak terjadi praktek korupsi, kolusi dan nepotisme
  3. Indonesia dilanda krisis moneter dan moral
  4. Indonesia sering menerima kritikan dari luar negeri
  5. Indonesia tidak mampu bersaing di pentas dunia

 

5. Demonstrasi berskala nasional dengan basis kekuatan mahasiswa dan masyarakat yang dilandasi oleh muatan politik penggulingan presiden Soeharto yang telah berkuasa selama 32 tahun berkuasa dilaksanakan pada tanggal:

  1. 2 Mei 1998
  2. 20 Mei 1998
  3. 5 Oktober 1998
  4. 28 Oktober 1998
  5. 1 Juni 1998

 

6. Keputusan MPR atas usus pemberhentian presiden dan/atau wakil presiden harus diambil dalam rapat paripurna MPR yang dihadiri sekurang-kurangnya ¾ dari jumlah anggota dan disetujui sekurang-kurangnya …… dari jumlah anggota yang hadir.

  1. 3/4
  2. 2/3
  3. 2/3 + 1
  4. 50% + 1
  5. 50%

 

7. Iuran yang diberikan oleh rakyat kepada negara yang ditetapkan dalam peraturan perundangan disebut dengan ……

  1. Retribusi
  2. Pajak
  3. Sumbangan
  4. Pembayaran resmi
  5. Kontraprestasi

 

8. Kerjasama ekonomi yang bertujuan membahas tarif dan hambatan perdagangan internasional adalah ……

  1. PO
  2. WTO
  3. IFC
  4. APEC
  5. AFTA

 

9. Tujuan dari kebijakan moneter adalah ……

  1. Menjaga stabilitas moneter untuk meningkatkan kesejahteraan
  2. Menjaga stabilitas moneter untuk meningkatkan income percapita
  3. Menjaga stabilitas moneter untuk meningkatkan pajak
  4. Menjaga stabilitas moneter untuk meningkatkan ekspor
  5. Menjaga stabilitas moneter untuk menekan impor

 

10. Sistem produksi yang berusaha meningkatkan hasil dengan cara melakukan peningkatan kualitas di dalam proses produksi sering disebut ……

  1. Intensifikasi
  2. Ekstensifikasi
  3. Eksplorasi
  4. Industrialisasi
  5. Kontruktif

 

Sekian dulu ya Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Ideologi, Politik, Hankam, Hukum dan HAM (Bagian 1), silahkan lihat bagian lainnya ya. Terimakasih 🙂 


45 Butir Pengamalan Pancasila

Pancasila adalah Dasar negara Republik Indosesia. Konsep dasar Pancasila ini terdapat pada Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945). Agar pancasila lebih mudah dipahami dan diamalkan oleh masyarakat, maka pemerintah menyusun Pedoman Penghayatan dan Pengamalan pancasila (P4) yang ditetapkan dengan TAP MPR No. II/MPR/1978. Dalam Ketetapan MPR tersebut disusun 36 butir penghayatan dan pengamalan Pancasila. 36 butir pedoman tersebut telah diperbarui dengan diterbitkannya TAP MPR No. I/MPR/2003. Dalam TAP MPR No. I/MPR/2003 ini ditetapkan 45 butir pengamalan Pancasila. 45 butir pedoman tersebut merupakan penjabaran dari kelima sila dalam Pancasila.

  • Sila pertama terdiri dari 7 butir
  • Sila kedua terdiri dari 10 butir
  • Sila ketiga terdiri dari 7 butir
  • Sila keempat terdiri dari 10 butir
  • Sila kelima terdiri dari 11 butir

Berikut ini, isi 45 buti-butir pedoman penghayatan dan pengamalan Pancasila tersebut.

 

1. KETUHANAN YANG MAHA ESA
  1. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing – masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda – beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  4. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuh an Yang Maha Esa.
  5. Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
  6. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing – masing.
  7. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.


2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
  1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda – bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
  3. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
  4. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
  5. Mengembangkan sikap tidak semena – mena terhadap orang lain.
  6. Menjunjung tinggi nilai – nilai kemanusiaan.
  7. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
  8. Berani membela kebenaran dan keadilan.
  9. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
  10. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.


3. PERSATUAN INDONESIA
  1. Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  2. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
  3. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
  4. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
  5. Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
  6. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
  7. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.


4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAH KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN / PERWAKILAN
  1. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
  2. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
  3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
  5. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
  6. Dengan i’tikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
  7. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  8. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  9. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai – nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
  10. Memberikan kepercayaan kepada wakil – wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.


5. KETUHANAN YANG MAHA ESA
  1. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
  2. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
  3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  4. Menghormati hak orang lain.
  5. Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
  6. Tidak menggunakan hak milik untuk usaha – usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
  7. Tidak menggunakan hak milik untuk hal – hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
  8. Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
  9. Suka bekerja keras.
  10. Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
  11. Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.