30 Bank Soal TIU SKD : Bahasa Indonesia

30 Bank Soal TIU SKD : Bahasa Indonesia

 

  1. Berbagai suku bangsa yang berbeda dapat saling berkomunikasi dengan satu bahasa yang dapat dipahami bersama yaitu bahasa Indonesia, tanpa menghilangkan identitas kesukuan dan kesetiaannya pada nilai-nilai sosial budaya serta bahasa daerahnya.
    Pernyataan di atas menyatakan fungsi bahasa Indonesia sebagai…
    1. Lambang kebanggaan kebangsaaan
    2. Lambang identitas nasional
    3. Alat pemersatu berbagai suku bangsa
    4. Alat perhubungan antardaerah dan antarbudaya

  2. Di samping bendera dan Negara Indonesia yang kita junjng tinggi sebagai bagian dari identitas RI, bahasa Indonesia pun merupakan unsure identitas bangsa yang harus dijunjung tinggi pula. Pernyataan di atas menyatakan fungsi bahasa Indonesia sebagai…
    1. Lambang kebanggaan kebangsaan
    2. Lambang identitas nasional
    3. Alat pemersatu berbagai suku bangsa
    4. Alat perhubungan antardaerah dan antarbudaya

  3. Pada upacara-upacara resmi seperti memperingati hari ulang tahun kemerdekaan, Pembina upacara berpidato dengan menggunakan bahasa Indonesia.
    Pernyataan di atas menunjukkan fungsi bahasa Indonesia sebagai…
    1. Bahasa resmi kenegaraan
    2. Bahasa pengantar dalam dunia pendidikan
    3. Alat kepentingan pembangunan nasional
    4. Alat pengembangan kebudayaan

  4. Yang dimaksud dengan kegiatan surat-menyurat, yaitu…
    1. Kegiatan berkomunikasi dengan alat surat
    2. Kegiatan berkomunikasi dengan alat telegram
    3. Kegiatan berkomunikasi dengan alat faksimile
    4. Kegiatan berkomunikasi dengan alat telepon

  5. Penyajian buku pelajaran, penulisan buku atau penerjemahan, dilakukan dalam bahasa Indonesia.
    Pernyataan di atas menunjukkan fungsi bahasa Indonesia sebagai…
    1. Bahasa resmi kenegaraan
    2. Bahasa pengantar dalam dunia pendidikan
    3. Alat kepentingan pembangunan nasikonal
    4. Alat pengembangan kebudayaan

  6. Semua pernyataan di bawah ini merupakan fungsi surat, kecuali…
    1. Alat/sarana komunikasi tertulis
    2. Bukti tertulis yang mempunyai kekuatan hukum
    3. Bukti historis
    4. Duta masyarakat

  7. Akta jual beli, surat wasiat, surat perjanjian, dsb, menduduki fungsi-fungsi sebagai berikut, kecuali…
    1. Bukti sarana komunikasi tertulis
    2. Bukti tertulis yang mempunyai hukum tetap
    3. Bukti histori
    4. Bukti pedoman kerja lembaga

  8. Isi surat harus dinyatakan secara ringkas, jelas dan eksplisit, agar…
    1. Penerima dapat memahami isinya dengan tepat dan cepat
    2. Penerima tertarik dengan surat tersebut
    3. Penerima ingin cepat membalasnya
    4. Penerima merasa senang

  9. Yang dimaksud dengan eksplisit pada pernyataan nomor 8, ialah…
    1. Tidak tercantum tetapi jelas maksudnya
    2. Tercantum dan jelas maksudnya
    3. Tercantum tetapi tidak jelas maksudnya
    4. Tidak tercantum dan tidak jelas maksudnya

  10. Bahasa Indonesia yang baku tidak digunakan dalam…
    1. Surat resmi
    2. Surat keputusan
    3. Surat pribadi
    4. Surat lamaran kerja

  11. Penulisan tanggal surat yang benar adalah…
    1. Jakarta, 24-11-2004
    2. Jakarta, 24 November
    3. Jakarta, 24-November 2004
    4. Jakarta, 24 November 2004

  12. Penulisan alamat surat yang benar adalah…
    1. Yth. Kepala SMU BPI 3
      Jalan Burangrang 8
      BANDUNG
    2. Yth. Sdr. Kepala SMU BPI 3
      Jalan Burangrang 8
      Bandung
    3. Yth. Sdr. Kepala SMU BPI 3
      Jalan Burangrang 8
      Bandung
    4. Bapak Kepala SMU BPI 3
      Jalan Burangrang 8,
      Bandung.

  13. Penulisan perihal surat yang benar adalah…
    1. Perihal: Permohonan Bantuan Tenaga Pengajar Bahasa Indonesia dan Sejarah.
    2. Perihal: Permohonan bantuan tenaga pengajar bahasa Indonesia dan Sejarah.
    3. Perihal: Permohonan bantuan tenaga pengajar bahasa Indonesia dan sejarah
    4. Perihal: Permohonan Bantuan Tenaga Pengajar Bahasa Indonesia dan Sejarah

  14. Penulisan salam pembuka yang benar adalah…
    1. Dengan Hormat
    2. Dengan hormat,
    3. Dengan hormat
    4. Dengan Hormat,

  15. Bentuk yang benar dari pernyataan berikut adalah…
    1. Surat saudara kami sudah terima dengan baik.
    2. Surat Saudara kami sudah terima dengan baik.
    3. Surat Saudara sudah kami terima dengan baik.
    4. Surat saudara sudah kami terima dengan baik.

  16. Penulisan nama gelar yang benar adalah…
    1. Dr. Surya Sumantri SH
    2. Dr. Surya Sumantri, SH.
    3. Prof Dr Surya Sumantri H.
    4. Dr. Surya Sumantri, S.H.

  17. Penulisan NIP yang benar adalah…
    1. NOP: 090 004 105
    2. NIP 090004105
    3. NIP. 090 004 105
    4. NIP. 09004105

  18. Pernyataan yang benar adalah…
    1. Dengan ini kami beritahukan kepada Saudara bahwa Ujian Dinas TK.II akan diselenggarakan dari tangga 24 s.d. 26 November 2004.
    2. Dengan ini kami beritahukan kepada Saudara bahwa Ujian dinas TK.II akan diselenggarakan dari tangga 24 s.d. 26 November 2004.
    3. Dengan ini kami beritahukan kepada saudara bahwa ujian dinas TK.II akan diselenggarakan dari tangga 24 s.d. 26 November 2004.
    4. Dengan ini kami beritahukan kepada saudara bahwa Ujian Dinas TK.II akan diselenggarakan dari tangga 24 s.d. 26 November 2004.

  19. Ucapan terima kasih yang benar adalah…
    1. Kami menghaturkan terima kasih atas kehadirannya.
    2. Kami mengucapkan terima kasih atas kehadirannya.
    3. Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Saudara.
    4. Kami menghaturkan terima kasih atas kehadiran Saudara.

  20. Contoh kalimat efektif di bawah ini adalah…
    1. Saudara tinggal membubuhkan tanda tangan pada surat tersebut.
    2. Saudara tinggal mencantumkan tanda tangan pada surat tersebut.
    3. Saudara tinggal menandatangani surat tersebut.
    4. Saudara tinggal menandatangankan surat tersebut.

  21. Contoh kelompok kata yang efektif ialah…
    1. Menjelaskan mengenai masalah itu
    2. Menjelaskan daripada masalah itu
    3. Menjelaskan sehubungan masalah itu
    4. Menjelaskan masalah itu

  22. Contoh penulisan kelompok kata yang benar…
    1. Dari pada
    2. Menindaklanjuti
    3. Menanda tangani
    4. Bertandatangan

  23. Penulisan kata yang baku terdapat dalam kalimat…
    1. Kami sudah mengetrapkan peraturan itu sebagaimana mestinya.
    2. Kami sudah menterapkan peraturan itu sebagaimana mestinya.
    3. Kami sudah menerapkan peraturan itu sebagaimana mestinya.
    4. Kami sudah mentrapkan peraturan itu sebagaimana mestinya.

  24. Bentuk yang benar…
    1. Sebagai bahan pertimbangan Bapak, bersama ini saya lampirkan…
    2. Sebagai bahan pertimbangan Bapak, dengan ini saya lampirkan…
    3. Sebagai bahan pertimbangan Bapak, bersama ini saya sertakan…
    4. Sebagai bahan pertimbangan Bapak, dengan ini saya sertakan…

  25. Penulisan tembusan yang disarankan…
    1. Tembusan:
      Disampaikan kepada Yth.:
      1. Kepala kanwil Departemen Pendidikan Nasional Propinsi Jawa Barat;
      2. Pertinggal.
    2.  Tembusan:
      1. Bapak Kepala kanwil Departemen Pendidikan Nasional Propinsi Jawa Barat;
      2. Pertinggal.
    3.  Tembusan:
      1. Yth. Bapak Kepala kanwil Departemen Pendidikan Nasional Propinsi Jawa Barat.;
      2. Pertinggal.
    4.  Tembusan:
      1. Kepala kanwil Departemen Pendidikan Nasional Propinsi Jawa Barat.;
      2. Pertinggal.

  26. Penulisan nomor surat yang benar,…
    1. Nomor: 866/Kanwil/TU/Kp.01.02/VII/04
    2. Nomor: 866/Kanwil/TU/Kp.01.02/VII/04.
    3. Nomor: 866/Kanwil/TU/Kp.01.02/VII/2004
    4. Nomor: 866/Kanwil/TU/Kp.01.02/VII/2004.

  27. Penutup surat resmi yang benar adalah…
    1. Demikian agar menjadi maklum, atas perhatian serta kerjasamannya kami haturkan terima kasih.
    2. Demikian agar menjadi maklum, atas perhatian serta kerja samanya kami ucapkan terimakasih.
    3. Demikian agar menjadi maklum, atas perhatian serta kerja sama Saudara kami ucapkan terima kasih.
    4. Demikian agar menjadi maklum, atas perhatian Saudara kami ucapkan terimakasih.

  28. Semua kata bergaris bawah pada kalimat di bawah ini penulisannya benar, kecuali…
    1. Sebaiknya Saudara tidak merubah ketentuan tersebut secara sepihak.
    2. Kami sudah berani memfokuskan perhatian kami pada masalah itu.
    3. Karyawan yang tidak menaati peraturan sebaiknya ditindak.
    4. Karyawan yang terampil merupakan asset perusahaan.

  29. Bahasa surat harus efektif, artinya bahwa bahasa surat harus memenuhi persyaratan berikut ini, kecuali…
    1. Sederhana/wajar
    2. Ringkas
    3. Imajinatif
    4. Sopan

  30. Contoh kalimat yang ringkas…
    1. Usulan Saudara sudah mendapat persetujuan dari atasan.
    2. Kami harap saudara tetap mengawasi pengerjaan bangunan itu.
    3. Mesin yang rusak itu sedang diadakan perbaikan.
    4. Saudara diminta untuk memberikan balasan secepatnya.

 

Sekian dulu ya 30 Bank Soal TIU SKD : Bahasa Indonesia, silahkan lihat bagian lainnya ya.
Terimakasih 🙂


Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Bahasa Indonesia (Bagian 3)

Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Bahasa Indonesia

 

21. Mulailah menjaga kesehatan dengan memperhatikan sanitasi. Makna kata sanitasi adalah …

  1. kebutuhan vitamin dalam tubuh
  2. keseimbangan jasmani dan rohani
  3. kekebalan tubuh
  4. kebutuhan cairan dalam tubuh
  5. kesehatan lingkungan

 

22. Kalau sedang berjalan janganlah membiasakan menjual mata. Makna ungkapan menjual mata dalam kalimat di atas adalah …

  1. mencari perhatian
  2. memperagakan diri
  3. melihat ke sana ke sini
  4. suka berlagak
  5. menyombongkan diri

 

23. Kereta api tua dengan wajah kusam terengahengah di terik matahari melengking menjerit seakan tidak kuasa lagi membawa beban. Kalimat diatas menggunakan majas …

  1. hiperbola
  2. personifikasi
  3. metafora
  4. litotes
  5. sinisme

 

24. Lebih baik tenang dan sabar daripada ribut serta marah. Kata dalam pernyataan di atas yang bermakna leksikal, adalah…

  1. lebih
  2. dan
  3. daripada
  4. baik
  5. serta

 

25. Pak Handoko memperbaiki atap teras rumahnya yang sudah bocor. Makna gramatikal kata memperbaiki pada kalimat di atas adalah …

  1. benefaktif
  2. refleksif
  3. kausatif
  4. intensitas
  5. resiprok

 

26. Kata naik yang bermakna denotatif terdapat dalam kalimat …

  1. Kalau harga barang-barang sudah naik tidak mungkin turun lagi.
  2. Si Basir tidak naik kelas karena jarang masuk sekolah.
  3. Karena jasa-jasanya, pangkatnya dinaikkan satu tingkat.
  4. Artis kondang itu sedang naik daun.
  5. Dia naik kereta api jurusan Surabaya.

 

27. Kalimat yang mengandung kata bermakna konotasi negatif adalah …

  1. Ia ditunggu temannya di Hotel Sangrila.
  2. Tabib Aceh membuka praktik di kamar 861 Hotel Sangrila.
  3. Maksum dan Popon bekerja di Hotel Sangrila.
  4. Karena pandai melayani tamu, ia sering dipanggil di hotel berbintang.
  5. Selama terjadinya kerusuhan keluarga itu tinggal di hotel.

 

28. Kalimat di bawah ini yang menggunakan kata yang mengalami perluasan makna adalah …

  1. Ibuku sedang menyelesaikan tugas akhir S2-nya di ITS.
  2. Terima kasih atas perhatian Saudara selama ini.
  3. Pak Ebo diangkat menjadi pengurus yayasan bersama saudaranya.
  4. Ia sering termenung sendirian sejak ditinggal bapaknya.
  5. Bapak dan ibuku kemarin mengajakku ke Bandung.

 

29. Kata sedap yang bermakna sinestesia terdapat dalam kalimat …

  1. Makanan ini terasa sangat sedap.
  2. Bunga sedam malam tumbuh di halaman rumahku.
  3. Bumbu penyedap makanan itu mahal harganya.
  4. Kata-kata orang itu kurang sedap didengar.
  5. Sayur buatan ibu sangat sedap.

 

30. Kata bilangan berawalan ke yang menyatakan kumpulan terdapat pada kalimat …

  1. Dalam sidang pengadilan, Jaksa menghadirkan saksi ketiga.
  2. Hadiah kedua lomba baca puisi diberikan kepada Waluyo.
  3. Ketiga pencuri itu telah ditangkap polisi.
  4. Hingga hari keempat, penelitiannya belum selesai.
  5. Dalam rapat itu kelompok kami duduk pada deretan kursi kelompok.

 

Sekian dulu ya Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Bahasa Indonesia (Bagian 3), silahkan lihat bagian lainnya ya. Terimakasih 🙂 


Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Bahasa Indonesia (Bagian 2)

Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Bahasa Indonesia

 

11. Hati gajah sama dilapah, hati kuman sama dicecah. Peribahasa di bawah ini yang tidak sama artinya dengan peribahasa di atas adalah …

  1. Terapung sama hanyut, terendam sama basah
  2. Merunduk sama bungkuk, melompat sama patah
  3. Yang tua dan yang kecil sama tingkat derajatnya
  4. Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul

Pembahasan : Hati gajah sama dilapah, hati kuman sama dicecah. Peribahasa di atas semakna dengan peribahasa yang terdapat pada pilihan A, B, D, dan E, artinya seia sekata, sama-sama mau mengerjakan suatu pekerjaan, apa pun risikonya. Sedangkan pada pilihan C, bukan termasuk peribahasa.

 

12. Peledakan bom itu saya lihat dengan mata kepala saya sendiri. Kalimat di bawah ini yang menggunakan majas yang tidak sama dengan majas dalam kalimat di atas adalah …

  1. Rumput hijau yang membentang menambah indahnya pemandangan.
  2. Para pelaut mengarungi samudra luas sampai berbulan-bulan.
  3. Para siswa beserta pendamping berlomba mendaki ke puncak gunung.
  4. Hamparan sawah yang menguning memberikan harapan para petani.

Pembahasan : Kalimat yang terdapat pada soal mengandung majas pleonasme, yaitu majas yang menggunakan kata secara berlebihan yang sebenarnya tidak perlu. Apabila kata yang berlebihan itu dihilangkan, artinya tetap tidak berubah.

 

13. Kapal selam AS diketahui berlayar melintasi Selat Malaka. Perubahan makna dalam kalimat di atas, sama dengan perubahan makna yang terdapat dalam kalimat berikut …

  1. Beberapa hari ini saudara saya berlibur ke Bali.
  2. Bapak dan ibu guru adalah orang tua kita di sekolah.
  3. Perahu berlayar hijau itu melaju dengan cepat.
  4. Kami tidak suka para penjilat berada di lingkungan kami.

Pembahasan : Kata berlayar pada kalimat soal nomor ini telah mengalami perluasan makna. Perluasan makna yang sama terjadi pada kalimat pilihan B, pada kata Bapak yang tidak berarti ayah tetapi orang yang dituakan.

 

14. Kedua remaja itu bermarah-marahan sejak kemarin. Makna pengulangan kata dalam kalimat di bawah ini yang tidak sama dengan makna ulangan kata bermarah-marahan adalah …

  1. Mereka sedang jalan untuk berbaik-baikan.
  2. Anak SD ada yang sudah bercinta-cintaan.
  3. Penggunaan yang bermabuk-mabukan meresahkan.
  4. Orang tua itu tetap berkasih-kasihan seperti dali.

Pembahasan : Makna kata ulang ‘bermarah-marah’ menyatakan makna saling. Kata ulang lain yang memiliki makna yang sama dengan perulangan pada soal adalah berbaik-baikan, bercinta-cintaan, berkasih-kasihan, dan tolong menolong.

 

15. Ayah merawat tanam-tanamannya dengan rajin. Bentuk kata ulang dalam kalimat di atas sama dengan bentuk kata ulang dalam kalimat …

  1. Di kantin tersedia minum-minuman dingin.
  2. Mula-mula pandang-pandang. Akhirnya berkenalan.
  3. Pegawai hotel itu mengenakan pakaian yang rapi-rapi.
  4. Sayur-mayur segar tersedia dalam kulkas.

Pembahasan : Bentuk kata ulang tanam-tanaman sama dengan bentuk kata ulang minum-minuman, yaitu termasuk kata ulang sebagian komponen pokoknya.

 

16. Jika lulus SPMB, saya akan benar-benar mengikuti kuliah dengan baik. Penggunaan kata penghubung dalam kalimat di atas menyatakan …

  1. sebab
  2. tujuan
  3. akibat
  4. syarat

Pembahasan : Kata penghubung ‘jika’, menyatakan hubungan syarat.

 

17. Anaknya lahir pada saat suaminya sedang dinas ke luar kota. Kata penghubung saya sejenis dalam kalimat di atas sama dengan kata penghubung dalam kalimat …

  1. Dia belajar dengan rajin agar lulus dalam ujian.
  2. Pak Nyoman bekerja keras agar kebutuhan hidup keluarga terpenuhi.
  3. Saya akan datang ke pestamu asalkan kamu mau menerima cintaku.
  4. Ia memeriksa kembali pekerjaannya, setelah menjawab soal-soal itu.

Pembahasan : Kata penghubung ‘saat’ dalam kalimat nomor ini menyatakan hubungan waktu. Kata penghubung ‘setelah’ juga menyatakan hubungan waktu.

 

18. Penulisan kata serapan yang tepat terdapat dalam kalimat …

  1. Setiap rumah sebaiknya memiliki apotek hidup.
  2. Para atlit menerima wejangan dari pelatih.
  3. Kami mendengarkan santapan rokhani setiap pagi.
  4. Agar bentuknya seragam harus distandarisir.
  5. Uang transport yang kami terima tidak memadai.

 

19. Dulu kami tidak pernah kebanjiran, tetapi kini setiap hujan lebat air pasti menggenangi rumah kami. Kata kebanjiran dalam kalimat itu termasuk golongan …

  1. benda
  2. kata kerja
  3. kata sifat
  4. kata keadaan
  5. kata keterangan

 

20. Penggunaan kata bilangan tingkat dalam kalimat-kalimat berikut yang benar adalah …

  1. Ketiga perusahaan itu sudah berdiri sejak lima tahun yang lalu.
  2. Kepala sekolah memberi penghargaan kepada kedua pemenang lomba itu.
  3. Percetakan itu memerlukan tiga orang penyuting.
  4. Dia merupakan karyawan kelima yang di-PHK.
  5. Kedua puluh pedagang itu mendapatkan pinjaman dari bank.

 

Sekian dulu ya Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Bahasa Indonesia (Bagian 2), silahkan lihat bagian lainnya ya. Terimakasih 🙂 


Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Bahasa Indonesia (Bagian 1)

Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Bahasa Indonesia

 

1. Penulisan daftar pustaka di bawah ini yang benar adalah …

  1. Rachmat Djoko Pradopo. 1967. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
  2. Pradopo, Rachmat Djoko. 1967. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
  3. Rachmat, Pradopo, Djoko. 1967. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
  4. Pradopo, Rachmat Djoko, 1967, Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pembahasan : Cara menulis daftar pustaka dimulai dengan mencantumkan nama pengarang, tahun penerbitan, judul buku, kota tempat diterbitkan, dan nama penerbit. Nama pengarang ditulis dengan meletakkan nama akhirnya di depan.

 

2. Sikap Bapak Budi sangat jernih dalam menghadapi persoalan. Sinonim kata jernih dalam kalimat tersebut adalah …

  1. Bening
  2. Bersih
  3. Suci
  4. Tenang

Pembahasan : Kata jernih dapat berarti bersih, dapat dilihat dengan jelas, memiliki sikap yang pasti dan tenang. Pada kalimat ini makna ‘tenang’ lebih dapat diterapkan.

 

3. Kalimat yang menggunakan kata berantonim adalah …

  1. Apakah kegunaan dan fungsi internet untuk dunia bisnis?
  2. Internet dapat mengurangi jumlah karyawan dan pekerja
  3. Helikopter merupakan alat pengangkut yang praktis dan efisien.
  4. Pesawat terbang yang dapat naik dan turun tegak lurus belum ada.

Pembahasan : Berantonim berarti mengandung makna yang berlawanan. Kalimat yang mengandung kata yang berlawanan adalah pilihan D.

 

4. (1) Pada perasaan Masrul, kalau ada beradik perempuan, segan ia minta sesuatu keperluan kepadanya. (2) Kalau kena ganggu oleh kawan-kawan selalu kepada Masrullah gangguan itu diadukan. (3) Beberapa kali Masrul menerima pengaduan (4) Pengaduan itu diterima saja karena Masrul tidak bisa marah. Kata ganti orang terdapat dalam kalimat:

  1. (1)
  2. (3)
  3. (2)
  4. (4)

Pembahasan : Pada kalimat pertama (1) terdapat kata ganti ‘ia’ yang merupakan kata ganti untuk orang ketiga tunggal. 

 

5. Penulisan nama dan gelar berikut ini yang benar adalah :

  1. Prof. Dr. Sumaryono, SE
  2. Prof. Dr. Sumaryono; SE
  3. Prof. Dr. Sumaryono, SE.
  4. Prof. Dr. Sumaryono, S.E.
  5. Prof. Dr. Sumaryono, S.E

Pembahasan : singkatan gelar diberi tanda titik, dan tanda koma ( , ) dipakai untuk memisahkan nama dan gelar. 

 

6. Kalimat yang menggunakan kata baku adalah …

  1. Ibu suka membeli kain sutra
  2. Paman membeli perangko di kantor pos
  3. Kami tinggal di komplek perumahan dosen
  4. Jadwal kegiatanku sangat padat minggu ini

Pembahasan : Kalimat yang menggunakan kata baku adalah kalimat D dengan penulisan kata ‘jadwal’ dengan benar. Pilihan-pilihan yang lainnya tidak menggunakan kata-kata yang baku. Kata sutra seharusnya diubah menjadi sutera. Kata perangko seharusnya diubah menjadi prangko. Kata komplek seharusnya diubah menjadi kompleks. Kata managemen seharusnya diubah menjadi manajemen. 

 

7. Penulisan kata serapan yang tepat terdapat dalam kalimat …

  1. Prosentase masyarakat tidak mampu semakin meningkat akhir-akhir ini.
  2. Team basket SMU N 1 menang dua puluh bola atas team basket SMU N 3 Denpasar.
  3. Wanita berumur di bawah 20 tahun dan di atas 30 tahun berisiko untuk melahirkan.
  4. Untuk mendapatkan hasil yang maksimum kita memerlukan bibit varitas unggul.

Pembahasan : Penulisan kata seraban dalam kalimat pilihan yang benar adalah pilihan C. Pilihan-pilihan yang lainnya tidak menggunakan penulisan kata serapan yang benar. Kata prosentase seharusnya ditulis persentase. Kata team seharusnya ditulis tim. Kata varitas seharusnya ditulis varietas. Kata aktifitas seharusnya ditulis aktivitas.

 

8. Pasangan kalimat yang menggunakan kata berpolisemi adalah …

  1. Selama tes sumatif, ia jatuh sakit. Nilai rapornya banyak yang jatuh.
  2. Bapak dan ibu guru mengadakan rapat di laboratorium Fisika. Jumlah siswa sangat banyak sehingga tempat duduknya rapat.
  3. Masih ada saja massa yang mudah diprovokasi. Pada masa sekarang ini mencari sekolah sangat sulit.
  4. Setiap malam ia selalu ke luar rumah. Bahan membatik di antaranya malam sejenis lilin.

Pembahasan : Polisemi adalah sebuah kata yang mengandung variasi makna tetapi variasi makna tersebut masih dapat dirasakan hubungannya dengan makna dasar. Pilihan A menunjukkan kata yang sama “jatuh” namun dengan variasi makna yang berbeda. 

 

9. Kata berantonim terdapat pada kalimat nomor …

  1. Nasabah sangat seret membayar cicilan bank sehingga diseret ke meja hijau.
  2. Dalam dakwaan itu ternyata mereka memang bersih karena mereka berhati bersih.
  3. Kakak membeli kasa satu gulung di apotek kemudian kakak bayar di kassa.
  4. Kali ini, saya harus minum obat sehari tiga kali masing-masing satu kapsul.

Pembahasan : Homonim adalah kata yang sama penulisan dan pengucapannya tetapi memiliki arti yang berbeda. Kata ‘kali’ yang pertama berarti ‘saat’, sementara kata ‘kali’ yang kedua berarti ‘kejadian yang berulang’. 

 

10. Semenjak Pak Arif menempati posisi bagus di perusahaan itu, beliau sering lupa daratan. Ungkapan lupa daratan dalam kalimat di atas, semakna dengan ungkapan yang terdapat dalam kalimat….

  1. Gadis yang sudah merasakan asam garam itu dipersunting oleh anak seorang pengusaha.
  2. Semenjak Arini menikah dengan anak pengusaha garmen itu, kini ia hidup di awang-awang.
  3. Lagu yang dilantunkan Krisdayanti mengayun perasaan para undangan yang hadir.
  4. Herman sering lupa diri semenjak mendapat predikat juara umum di sekolahnya.

Pembahasan : Penggunaan ungkapan lupa daratan semakna dengan ungkapan lupa diri, yang artinya bertingkah yang bukan-bukan (misalnya menjadi sombong, pemboros, dsb). 

 

Sekian dulu ya Soal Latihan dan Pembahasan TWK : Bahasa Indonesia (Bagian 1), silahkan lihat bagian lainnya ya. Terimakasih 🙂